Wednesday, May 2, 2012

Real Madrid Juara Liga Spanyol Musim 2011/2012


 
Kemenangan 0-3 atas Athletic Bilbao sudah cukup bagi Real Madrid untuk mengakhiri kekeringan gelar juara Liga Spanyol yang sempat melanda mereka empat tahun. Dengan 94 poin, Los Blancos tak akan terkejar lagi oleh Barcelona dalam dua pertandingan sisa musim 2011/2012
Superioritas Real Madrid musim ini sudah terlihat dalam pekan pertama La Liga. Ketika itu, bertandang ke La Romareda, markas Real Zaragoza, Los Merengues mampu menguliti tuan rumah 0-6. Pahlawan Real Madrid sepanjang musim, Cristiano Ronaldo, memborong tiga gol.
Hari-hari gelap bukannya tak pernah dilalui anak asuk Jose Mourinho. Mereka sempat tergeser ke peringkat lima ketika secara mengejutkan ditikam Levante 1-0 di Ciutat de Valencia pada pekan ketiga.
Krisis seolah sempat menjadi, kala pada jornada berikutnya, Racing Santander menahan Real Madrid 0-0 di El Sardinero. Mesut Ozil dkk. terjun ke peringkat tujuh; posisi terburuk mereka sepanjang musim ini.
Namun, sejak pekan kelima hingga saat ini, Los Blancos menjamu dan bertamu untuk mengejar tiga angka. Mereka cuma kalah sekali dalam rentang 32 pekan. Itu terjadi di jornada 15 ketika dipecundangi Barcelona 1-3. Selebihnya, 28 kemenangan dan 3 hasil seri didapatkan.
Satu yang paling penting, Real Madrid mampu keluar dari tekanan setelah di pekan 34 lalu menjatuhkan Barcelona 1-2 di Camp Nou; hasil impas atas kejadian bulan Desember, berkat efektivitas permainan Los Blancos.
36 pekan berlalu, Real Madrid hanya memberikan kesempatan 7 pekan bagi Levante dan Barcelona untuk merasakan nikmatnya puncak klasemen. Selebihnya posisi teratas senantiasa dimiliki oleh Los Blancos.
Dengan trio penyerang maut Cristiano Ronaldo-Gonzalo Higuain-Karim Benzema yang sudah mengoleksi 86 gol, Los Merengues menciptakan sejarah mereka sendiri.
Mencetak 115 gol dan hanya terbobol 30 kali dalam 36 pertandingan. Siapa pun, bahkan mungkin diri mereka sendiri musim depan, akan kesulitan melewati prestasi Real Madrid tahun ini.
Khusus untuk Jose Mourinho, terlepas dari taktik bertahan yang kadang diperagakan timnya, ia resmi menjadi The Special Four; merengkuh gelar juara liga di empat kompetisi elite Eropa. Dimulai dari tanah kelahirannya Portugal dan berlanjut ke Inggris, Italia, dan negeri tetangga, Spanyol.
Sebuah prestasi luar biasa yang membuat nama Jose Mourinho berada di jajaran salah satu pelatih terbaik dunia sepanjang masa.

Tuesday, May 1, 2012

Hasil Liga Inggris: Manchester City vs Manchester United 1-0








Satu gol yang membawa tim ke peringkat satu. Begitulah kisah yang ditorehkan Manchester City kali ini setelah memenangi Derby Manchester melawan Manchester United, Selasa (1/5/12) dini hari WIB. Sebuah gol dari Vincent Kompany di akhir babak pertama sudah cukup untuk membawa City naik ke puncak klasemen sementara Liga Inggris 2011-2012.
Pertandingan memasuki menit kedua, para pemain Manchester United melakukan protes pada wasit Andre Marriner saat tendangan Michael Carrick menyentuh tangan bek Manchester City, Vincent Kompany di kotak penalti. Namun wasit tak mengindahkan protes tersebut.
Tuan rumah semakin nyaman dalam menyerang setelahnya. Kerjasama Samir Nasri dan Sergio Aguero di menit 16 mampu membelah pertahanan United. Sayang umpan crossing dari Aguero masih bisa dihalau Phil Jones.
Nyaris saja City unggul di menit 25. Berawal dari sepak pojok, terjadi kemelut di depan gawang United. Aguero yang mendapat bola menyepaknya dengan tendangan volley, tapi masih melambung.
United benar-benar tertekan oleh serangan-serangan yang dibangun anak asuh Roberto Mancini. Kembali, perpaduan David Silva dan Gareth Barry membuat Aguero berada dalam posisi bebas di kotak penalti. Beruntung Rio Ferdinand cepat mengganggu Aguero sehingga tendangannya hanya melenceng.
Kelengahan Chris Smalling di masa injury time berbuah petaka bagi United. Dari sepak pojok Silva, Smalling yang menjaga Kompany malah lengah dan gagal menjaga pergerakan bek asal Belgia tersebut sehingga Kompany mampu mencetak gol bagi City. Babak pertama berakhir dengan skor 1-0.
Di awal babak kedua, tim tamu coba meningkatkan alur serangan mereka. Hasilnya cukup nyata karena beberapa kali mereka mendapatkan hadiah tendangan pojok. Namun belum ada yang membuahkan hasil.
Nasri berpeluang mengubah skor di menit 58. Menerima umpan dari Gareth Barry, sepakan kaki kirinya masih menyamping di sisi kanan gawang David De Gea.
Menit 72, sebuah fast break diperagakan para pemain tuan rumah. Silva yang mendapat bola liar langsung mengirim umpan pada Yaya Toure. Melihat ada celah, pemain asal Pantai Gading tersebut langsung menembak bola, namun masih melebar.
Friksi kecil sempat terjadi di menti 76 saat manajer dari kedua tim terlibat adu mulut. Beruntung ofisial pertandingan mampu melerai keduanya.
City memang jarang menekan pertahanan United di babak kedua. Namun sekali menyerang, cukup membahayakan Rio Ferdinand dkk. Seperti di menit 82 saat Toure lagi-lagi membuang percuma peluang yang ia dapat.
Dua menit jelang bubaran, De Gea melakukan penyelamatan gemilang. Umpan tarik Pablo Zabaleta dari sisi kanan gagal dijangkau Aguero. Bola liar disambar Gael Clichy yang masih bisa ditepis De Gea.
Nasri kembali membuat Mancini geram. Mendapatkan umpan dari Toure, Nasri terlalu lama menggocek bola di dalam kotak penalti United. Akibatnya, Phil Jones datang dan mampu menghalau bola.
Kemenangan ini membuat City naik ke urutan pertama. Meski memiliki poin yang sama, namun City unggul dalam hal selisih gol. Dua laga berikutnya akan sangat menentukan bagi kedua tim, dimana City masih harus melawan Newcastle United dan QPR. Sementara United menghadapi Swansea City dan Sunderland.
Data Pertandingan:
Man. City 1-0 Man. United (Kompany 45’)
Manchester City
Manchester United
No.
Player
YC
RC
No.
Player
YC
RC
25. Joe Hart

1. David De Gea

5. Pablo Zabaleta

4. Phil Jones 69
4. Vincent Kompany 19’
12. Chris Smalling

6. Joleon Lescott

5. Rio Ferdinand

22. Gael Clichy

3. Patrice Evra

18. Gareth Barry

16. Michael Carrick 78’
42. Yaya Toure 53’
22. Paul Scholes (78’)

19. Samir Nasri (93’)

11. Ryan Giggs

21. David Silva (82’)

17. Nani (83’)

32. Carlos Tevez (68’)

13. Park Ji Sung (58’)

16. Sergio Aguero

10. Wayne Rooney


Substitutes
Substitutes
30. Costel Pantilimon

40. Ben Amos

2. Micah Richards (82’)

21. Rafael da Silva

13. Aleksandar Kolarov

25. Antonio Valencia (78’)

34. Nigel de Jong (68’) 76’
18. Ashley Young (83’)

7. James Milner (93’)

19. Danny Welbeck (58’)

45. Mario Balotelli

14. Javier Hernandez

10. Edin Dzeko

9. Dimitar Berbatov


Manager
Manager
Roberto Mancini Sir Alex Ferguson